NUSANTARA

BANTUAN SOSIAL TUNAI (BST), TAHAP DUA RW 04, KEL. BOJONG RAWALUMBU, KEC.RAWALUMBU, TELAH DISALURKAN KE WARGA.

Penulis      : Gatot Supriyadi

Editorial    :  Wahyudin

Bekasi   |  NEWSMENIT.COM  –  Pembagian Bantuan Sosial Tunai (BST) dari Kementerian Sosial yang diperuntukan bagi Warga yang terkena dampak Covid -19, mulai disalurkan hari Senin, (22/2/2021) ,pukul 08.00 hingga berakhir sore pukul, 17.00 WIB diwilayah RW 04, Kel.Bojong Rawalumbu, Kec.Rawalumbu Kota, Bekasi.

Warga yang tinggal di wilayah RW 04 Kel.Bojong Rawalumbu, Kec.Rawalumbu Kota Bekasi sekitarnya , telah terdaftar dalam daftar penerimaan, Bantuan Sosial Tunai (BST), tahap dua berbondong- bondong mendatangi tempat pembagian Bantuan Sosial Tunai (BST), berlokasi di RT 01, RW 04 Kel.Bojong Rawalumbu Kec.Rawalumbu Kota Bekasi.

Bantuan Sosial Tunai (BST), tahap dua, diperuntukan bagi warga berupa uang tunai sebesar Rp.300.000, setiap bulan per Kepala Keluarga, selama 4 bulan.

Menurut Sekretaris RW 04, Sinta Susanto mengatakan bahwa daftar nama penerima Bantuan Sosial Tunai, (BST), Warga, Kel. Bojong Rawalumbu, Kec.Rawalumbu Kota Bekasi, didapat dan dibuat dari Dinas Sosial Kota Bekasi, dengan jumlah terdaftar penerima Bantuan Sosial Tunai tahap dua untuk Wilayah RW 04, Kel.Bojong Rawalumbu, Kec.Rawalumbu, Kota Bekasi, berjumlah :

1. Wilayah RT 01, RW 04 sebanyak 65
Kepala Keluarga.
2. Wilayah RT 02, RW 04 sebanyak,
112 Kepala Keluarga.
3. Wilayah RT 03, RW 04 sebanyak, 88
Kepala Keluarga.
4. Wilayah RT 04, RW 04 sebanyak, 101
Kepala Keluarga.
5. Wilayah RT 05, RW 04 sebanyak, 59
, Kepala Keluarga.
6. Wilayah RT 06, RW 04, sebanyak, 49
Kepala Keluarga.
7. Wilayah RT 07, RW 04, sebanyak, 102
Kepala Keluarga.
8. Wilayah RT 08, RW 04, sebanyak, 15
Kepala Keluarga.

Dari 8 RT, Wilayah RW 04 Kel.Bojong Rawalumbu, Kec Rawalumbu Kota Bekasi berjumlah 591 Kepala Keluarga terdaftar dan Penerima Bantuan Sosisl Tunai (BST), tahap dua.

Sedangkan warga RW 04 yang tidak terdaftar penerima Bantuan Sosial Tunai, (BST), masih banyak terlewati bahkan dari kalangan tidak mampu yang seharusnya mendapat perhatian malah sebaliknya.

Seperti yang disampaikan narasumber berinsial, Sini (55), mengatakan, namanya tidak pernah terdaftar dalam pemberian Bantuan seperti Bantuan Sosial Tunai (BST), pada hal dirinya Penduduk Kota Bekasi memiliki identitas Kependudukan Kota Bekasi tergolong dari kalangan bawah (Miskin).

Selain itu juga narasumber lain berinsial, Kasih (50), mengatakan yang terdaftar menerima Bantuan Sosial Tunai (BST), malah kalangan mampu , sedangkan dirinya memiliki Identitas Kependudukan Kota Bekasi dan tergolong tidak mampu malah tidak terdaftar penerima Bantuan Sosial Tunai, (BST), pada hal sangat mengharapkan, sama-sama warga Negara Indonesia kenapa harus dibedakan, maka oleh karena itu meminta kepada Pemerintah pusat maupun setempat agar lebih selektif dan adil dalam menyingkapi hal ini.

Dan juga menurut narasumber yang terdaftar menerima Bantuan Sosial Tunai (BST) Ridwan (45), dengan adanya (BST) ini, sangat terbantukan dalam situasi Pandemi Covid – 19, dan akan dibelikan sembako untuk kebutuhan sehari-hari tuturnya.

Adapun pelaksanaan pemberian Bantuan Sosial Tunai (BST) , bagi Warga terdaftar menerimanya, melalui Petugas Kantor Pos, dibantu oleh staf Kelurahan dan Karang Taruna RT 04, RW 04, Kel.Bojong Rawalumbu, Kec.Rawalumbu, Kota Bekasi, berinsial Yanto (35), sebagai pengumpulan berkas dari Warga penerima Bantuan Sosial Tunai (BST), seperti undangan, KTP dan Kartu Keluarga (Asli & foto copy), jika penerima (BST), berhalangan hadir penerima dapat menghubungi Pihak Kelurahan kata Sinta Susanto Sekretaris RW 04.

Dalam proses pelaksanaan Penerimaan Bantuan Sosial Tunai, (BST), yang diselenggarakan di Wilayah RW 04 Kel.Bojong Rawalumbu Kota Bekasi sangat disayangkan, karena masih ada warga tidak mematuhi dan mengindahkan, adanya Penerapan Protokol Kesehatan yang telah ditetapkan oleh Pemerintah, 4 M (Memakai masker, Menjaga jarak, Mencuci tangan dan Menghindari kerumunan) dalam menekan penyebaran Covid-19. apa lagi saat ini Pemerintah sedang menggalakkan PPKM (Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat), mohon perhatian dari Pemerintah.dalam hal ini.

 

 

 

 

 

 

0 0 votes
Kualitas Artikel
Subscribe
Notify of
guest
0 Komentar
Inline Feedbacks
View all comments